Saturday, December 16, 2017
Wednesday, November 22, 2017
Sastra Klasik | Sinopsis: Sengsara Membawa Nikmat
Masih seputar sastra klasik nih, guys. Kali ini ada sinopsis Sengsara Membawa Nikmat karya Tulis St. Sati. Langsung dibaca yuukk...
Sengsara Membawa Nikmat
Mdun adalah seorang pemuda yang disenangi oleh semua
orang di kampungnya. Budinya baik, sopan
santun, dan alim. Pada acara berdua belas di masjid, masa kenduri banyak
memberi hidangan kepada Mdun. Pada acara itu, Kacak, kemenakan Tuanku Laras,
juga hadir. Ia iri melihat hidangan yang bertumpuk-tumpuk di hadapan Mdun.
Monday, November 20, 2017
Review Sastra | Kehidupan di Dasar Telaga karya S Prasetyo Utomo
Menguak Makna “Kehidupan di Dasar
Telaga” dalam Cerpen Kehidupan di Dasar Telaga karya S Prasetyo Utomo
Cerpen Kehidupan di
Dasar Telaga karya S Prasetyo Utomo yang dimuat dalam Koran Kompas, 12 Februari
2017 bercerita tentang laki-laki paruh baya bernama Suman dan teman
perempuannya yang bernama Arum melakukan perjalanan ziarah ke sebuah makam di
Gunung Kemukus. Makam yang diziarahi oleh Suman dan Arum merupakan makam
sepasang kekasih yang dikeramatkan. Makam itu sering dijadikan tempat mencari
berkah.
Saturday, February 6, 2016
Sastra Klasik | Sinopsis: Azab dan Sengsara
Suka baca novel?
Suka Sastra?
Kalo iya pasti udah pernah dong baca novel klasik ini? Belum pernah? Hmm, okelah no problem. Novel satu ini emang cukup sulit dipahami, terutama bagi pembaca seperti kita yang lahir dan hidup di era "elo-gue". Di sini yang dipakai bukan 100% bahasa Indonesia apalagi bahasa "Gaoel". Novel ini, seperti latar belakangnya, menggunakan bahasa Melayu
Persahabatan itu...
Kawan, dengarlah
Persahabatan tak seharusnya saling membuat kesedihan
Persahabatan bukan tentang ada hanya ketika dibutuhkan
Bukan pula tentang tiada ketika tak memerlukan bantuan
Persahabatan adalah waktu
Yang terus ada dan melaju
Tak hilang oleh apapun
Tak pergi saat bagaimanapun
Persahabatan adalah
Subscribe to:
Posts (Atom)
